Author Archive for kareen-luv-alquds

16
Jun

Which do you think is the more perfect marriage?

Ahaa.. ! Nemu buku jadul terbitan ‘68, Collier-Macmillan English Program. Dulu waktu SD pernah baca tp yaaaa ga ngerti :P Sekarang pas baca lagi, ternyata ketujuh ceritanya bagus2 ^^ Ini salah satu yang berkesan:

 

The Two Marriages

 

I

Mr. and Mrs. Child just do not think alike.

“It’s too hot in here,” he says.

“No, it’s too cold,” she answers.

“We are going to the country tomorrow,” Mrs Child says.

“No, we are not. We’re staying right here in the city,” Mr. Child says.

The house is too small for her. It is too big for him. She wants to take a trip. He wants to spend the money on a new car. She wants to have a garden. He says a garden is too much work.

When his head hurts, her feet hurt. She wants to get places early. He is always late.

 

They have yet to find two thing they both like.

He loses everything. She finds it.

She begins to read the newspaper when he has finished with it.

He opens the window when he goes to bed. She closes the window when she gets up.

She says, “Oh, dear. This dress costs too much. I can’t buy it.”

He answers, “No, it doesn’t. I’ll give it to you for your birthday.”

“Oh, I’m old and not pretty any more,” she cries.

“No, you seem as young and pretty as ever to me,” he says.

“John,” she smiles. “You really do like me, don’t you?”

“No,” he laughs. “I love you.”

 

II

A man and a woman were seated at a table in a crowded restaurant. The owner approached and inquired whether he might seat two men at their table.

“Of course,” said the man. “We’d be delighted to have them sit here.”

As the two men approached the table, the first stranger said, “Thank you. You are kind to let us sit here.”

“Are you friends,” asked the second stranger, “or have you just met?”

“We know each other very well,” the man seated at the table answered, “this is my wife.”

“Yes,” she sighed. “We have been married so long we think alike, we act alike, and we are even beginning to look alike.”

“We never argue,” remarked the husband.

“We never fight,” said the wife.

“We always know how the other person feels,” said the husband.

“Many times we do not even need words to know what the other is thinking,” smiled the wife.

“We seldom have a difference of opinion about which books are good, which movies are good, and even which people we like,” she continued.

 

The two strangers looked at the man and the woman while they talked.

The first stranger’s face was soft as he turned to the second stranger.

“Are you not impressed with such love and kindness? I am sure they must be very happy. Perhaps they are the last of the truly happy husbands and wives.”

The second stranger did not speak for a long time.

Then he said, “I am nothing if I am not an honest man! But I am not impressed with such harmony. Why have two? One of them is unnecessary!”

09
Jun

Uhibbukum fillah

When i first knew her, she was only a rose like a hundred thousand other roses. But then the rose has tamed me, and i have tamed her. Now for me, she is unique in all the world. She is more important than all the hundreds of other roses.

 

It is the time you have wasted for your rose that makes your rose so important. Men have forgotten this truth, but you must not forget it. You become responsible, forever, for what you have tamed. You are responsible for your rose…

 

When i continue my journey like this, everyday is so much fun that hard to believe there is an end to everything. But, it’s always same. Farewell always arrive before the realization of our feelings. But still, everyone always tell me with a smile: “Good bye, see you again.” “Good bye, see you again in some other place.”

So i will say this to…

Even though we have come this far…

Good bye, see you again in some other place…

 

 

 

 

 

.:Special for all my roses, my dearest sisters. Best wishes:.

 

 

Thanks heaps .Antoine de St Exupery.Heavenly Forest.Fujiko F Fujio.Sarah McLachlan. Just in time! :’ )

15
Feb

Hasil Rapat Terbatas Selasa 10 Februari 2009 + latest update :)

Musyawarah kerja wilayah KAMMI Wilayah Jawa Barat i.Allah

Hari/tanggal: Sabtu-Ahad 21-22 Februari 2009

Tempat: Garut

Ketua SC: Samsudin Kadir (Bandung)

Pembahasan: program kerja, time schedule, anggaran. Minimal untuk satu tahun kepengurusan.

 

Struktur kepengurusan KAMMI Wilayah Jawa Barat

Ketua Umum: Andriyana, ST (Bandung)

Sekretaris Umum: Dede Abdul Karim (Tasik)

Bendahara: Sri Arumsari, ST (Bandung)

Wakil Bendahara I: Yanto Nugraha (Bandung)

 

Dept. Kaderisasi: M. Fahru Rizal, ST (Bandung)

- Purnamasari (Bandung)

- Imam Kamaludin (Garut)

- Nurlaila Sari S.Pdi (Bandung)

 

Dept. PSDO: A.Reza Silalahi (Sumedang)

- M. Iqbal. F (Bandung)

- Dodi Nahwan (Bandung)

- Desy (Bandung)

Franciska S Megawati, ST (Bandung)

Tuty Herawati (Bandung)

- Karina Maryana (Bandung)

 

Dept. Kebijakan Publik: Ramlan Nugraha (Bandung)

- Suharta (Bandung)

- Dini Handayani S.Pd (Bandung)

- Usep Awaludin (Sukabumi)

- Maman Abdurrahman S.Pd (Sukabumi)

- Hendro Amd (Garut)

- Hamdani (Tasik)

 

Pengembangan Wilayah: Samsudin Kadir (Bandung)

- Andri Rusmana (Bandung)

- Endin Surya Sholahudin (Tasik)

- Ngatifudin Firdaus (Bandung)

 

Badan Khusus Muslimah: Ilin Ratna Tiara (Bandung)

- Kokom (Bandung)

- Kartika (Bandung)

- Fajri (Garut)

- Ira Nur Salamah (Garut)

- Ai Rohayati (Tasik)

13
Feb

Tausiyah bulan ini dari saudariku

Memang seperti itu dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan 
meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. 
Berjalan, duduk, dan tidurmu.

Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang 
umat yg kau cintai.

Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu. 
Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di 
tubuh rentamu. Tubuh yg luluh lantak diseret-seret. .. Tubuh yang 
hancur lebur dipaksa berlari.

Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang 
akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat 
yg diturunkan Allah.

Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya
sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi 
orang miskin yg bisa diberi sedekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak. 
Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang 
segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah 
kemudian meninggal. Toh memang itu yang diharapkannya; mati sebagai 
jiwa yang tenang.

Dan di etalase akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga 
terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasa
pun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik? Akhirnya
diperjelas dengan salah satu luka paling legendaris sepanjang 
sejarah; luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang
bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.

Dakwah bukannya tidak melelahkan. Bukannya tidak membosankan. Dakwah 
bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah 
bukannya sepi dari godaan kefuturan.

Tidak… Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama 
mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. Satu kisah heroik, akan
segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih “tragis”.

Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu 
menemani… justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana 
pun mereka pergi… akhirnya menjadi adaptasi. Kalau iman dan godaan 
rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus 
mengalah. Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk 
mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.

Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka. 
Hingga “hasrat untuk mengeluh” tidak lagi terlalu menggoda 
dibandingkan jihad yang begitu cantik.

Begitupun Umar. Saat Rasulullah wafat, ia histeris. Saat Abu Bakar 
wafat, ia tidak lagi mengamuk. Bukannya tidak cinta pada abu Bakar. 
Tapi saking seringnya “ditinggalkan” , hal itu sudah menjadi 
kewajaran. Dan menjadi semacam tonik bagi iman..

Karena itu kamu tahu. Pejuang yg heboh ria memamer-mamerkan amalnya 
adalah anak kemarin sore. Yg takjub pada rasa sakit dan 
pengorbanannya juga begitu. Karena mereka jarang disakiti di jalan 
Allah. Karena tidak setiap saat mereka memproduksi karya-karya
besar. Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu 
mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar. Dan mereka justru 
jadi lelucon dan target doa para mujahid sejati, “ya Allah, berilah 
dia petunjuk… sungguh Engkau Maha Pengasih lagi maha Penyayang… ”

Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh lantak. Jasadnya 
dikoyak beban dakwah. Tapi iman di hatinya memancarkan cinta… 
Mengajak kita untuk terus berlari…

“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.

Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu. 

Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.

Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.

Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”

(alm. Ust Rahmat Abdullah) 

In memoriam Ust. Rahmat Abdullah

Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu bahwa di tiap tepi waktu, terlampau banyak ajakan untuk meninggalkan jalan hidup Rasul-Mu. Dan di beberapa tepian waktu itu aku berharap tetap istiqomah. Ya Allah kumohon jaga harapan itu sampai akhir hayatku. Karena tak sedikit yg kehilangan sekedar rasa ‘ingin’ untuk istiqomah..

 

.barusan terjaga dari mimpi kematian.

08
Feb

Baru saja berakhir.. untuk dimulai lagi \^o^/

Senandung Rabithah di tengah riuh hujan Ahad 8 Februari 2009 menandai kesudahaan prosesi Musyawarah Daerah VI KAMMI Daerah Bandung di Vila PT DI, Sagalaherang Subang.Rangkaian acara selama tiga hari ini diisi dengan 3 Stadium General, laporan pertanggungjawaban, pembahasan Panduan Kerja Daerah, pembahasan mekanisme pemilihan: ketua umum, maid formatur dan majelis permusyawaratan daerah.

Meski komisariat Unjani tidak dapat mengirimkan perwakilannya, ruangan penuh akibat beberapa komisariat mengirim perwakilan melebihi kuota. Stadium General berakhir sampai pada pukul 22.00 di hari pertama. Memasuki hari kedua pada saat penyampaian LPJ oleh ketum kamda suasana cukup ricuh karena silang pendapat mengenai keharusan seluruh pengurus hadir dalam ruangan. Tentu begitu banyak yang tidak dapat dituliskan dalam lembar LPJ. Karenanya penyampaian LPJ dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hasilnya, dari sembilan komisariat yang hadir, satu komisariat -dalam sesi penyampaian pandangan umum- menolak LPJ kami.

Agenda berlanjut ke pembagian komisi untuk membahas draf PKD di komisi A dan draf mekanisme pemilihan di komisi B. Pembahasan ini memakan waktu cukup lama sehingga melebihi waktu yang disediakan panitia (24.00). Di hari ketiga tiap komisi memulai pembahasan lebih awal dari jadwal untuk mengejar tenggat waktu. Walhasil makan pagi pun menjadi makan siang ^^

Pemilihan ketum sebagai acara terakhir dilaksanakan setelah komisi A dan B mensosialisasikan pembahasannya. Subhanallah tahun ini perubahan nyata terasa. Jika dua tahun lalu bursa ketua umum hanya memiliki tiga nama, pada periode ini calon ketua umum yang diajukan syuro komisariat berjumlah tujuh orang yaitu akhuna Wayan (ka. Unpas dan staf Kaderisasi Kamda), Syamsul (ka.Kaderisasi Unpad DU), Iman (ka. Unisba), Hilal (staf Kebijakan Publik Kamda), Ikhlas (ka.Kajstrat Polban dan staf Pengmasy Kamda), Ramlan (Sekum Kamda), Irsan (staf Tekstil). Setelah penyampaian visi misi dan tanya jawab, tiap komisariat mengajukan satu nama diantara calon ketum di atas (kecuali akh Ramlan yang mengundurkan diri karena akan diamanahkan di KAMMI Wilayah Jabar) yang akan masuk sebagai tim syuro untuk menentukan ketum. Hasilnya hanya dua nama: akhuna Hilal dan akhuna Syamsul.

Syuro diantara sang bulan sabit dan sang matahari ^^ didampingi presidium sidang mengamanahkan Ketua Umum KAMMI Daerah Bandung periode 2008-2010 kepada akhuna Syamsul Ma’arief dari KAMMI Komisariat Unpad DU.

 

Innalillahi wa innailaihi rajiun. Panduan kerja telah tersedia, sumber daya siap bekerja. Bersama, semoga kita dapat menjalankan amanah dengan taqwa. Amin.

09
Jan

DM2 Cirebon 29 Jan 09

Bagi kaderisasi akhwat komisariat :

01.IT Telkom 02.STT Tekstil 03.Unpas 04.Unisba 05.Unjani 06.ITB 07.UPI 08.Polban 09.Uin 10.Unpad DU

Harap menyiapkan AB1 yang telah terakreditasi tulis (maksimal terakreditasi 3 bulan lalu). Jika kader bersangkutan belum melaksanakan akreditasi tulis mohon difasilitasi max 14 Januari 2009. Nama-nama yang diusulkan tiap komisariat akan memasuki tahap screening. Screening DM2 Cirebon akan dilaksanakan oleh tim seleksi Kamda Bandung 15-20 Januari 2009 di Sekretariat Kamda Bandung. File-file terkait syarat/ketentuan di bawah ini akan diberikan pada saat screening oleh tim seleksi Kamda Bandung. Jzk.

 

Syarat Untuk Peserta DM 2 dari Luar Daerah Cirebon

Tahap Pendaftaran :

Kader yang telah lulus screening kamda masing-masing melakukan pendaftaran dengan mengisi form pendaftaranyang telah dibuat oleh Panitia DM2 dan mengirimkannya melalui email ke alamat: nukhbawicrb@yahoo.co.id atau zi_ikhwan@yahoo.co.id selambat-lambatnya pada tanggal 20 Januari 2009

Tahap Pra DM2 :

1.     Pra DM2 dilakukan oleh Kamda Masing-masing untuk menyempurnakan persiapan kader

2.     Materi dan Bentuk kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan kamda daerah masing -masing tanpa mengurangi bobot tujuan Pra DM2

3.     Peserta diwajibkan mengirim soft copy makalah yang telah dipresentasikan dan mendapatkan penilaian dari kamda masing-masing, paling lambat 24 Januari 2009. tema Makalah:

o    Iqamatuddin Perspektif sirah: Studi analisis Fase Makiyah dan Madaniyah

o    Studi Gerakan Islam

o    Problematika Ummat: Studi Poleksosbud

o    Tafsir Filosofi Gerakan KAMMI

o    KAMMI dan Pemberantasan Korupsi untuk Masa Depan Jabar

o    Sinergitas Civil Society, Private, and State

o    Peran KAMMI di Era Transisi Demokrasi

Tahap DM2 :

1.     DM2 dilakukan selama empat hari dengan rangkaian acara yang telah ditetapkan oleh Panitia DM2

2.     Peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan mematuhi hak dan kewajiban sebagai peserta

3.     Persyaratan administrasi yang harus dibawa oleh peserta:

a.     Surat keterangan lulus akreditasi AB 1

b.     Surat lolos screening dari KAMMI daerah masing-masing

c.     Foto 4X6 dan 3X4 (Masing-masing 2 Lembar)

4.     Perlengkapan yang harus dibawa oleh peserta yaitu:

-        Pakaian resmi dan pakaian olahraga. (Tambahan untuk akhwat: Selama sesi resmi tidak boleh memakai kerudung berbahan kaos)

-        Alat tulis dan al Qur’an.

-        Buku referensi

09
Jan

awal tahun ‘09

Persiapannya cukup mendadak coz awalnya ga niat ikut. Tapi karena Dion dkk (pecinta alam SMA yang mau naik bareng) membatalkan, jadilah saya menemani mba Mega yang nampak susah hidupnya klo ga naik gunung :D

Berbekal petunjuk lokasi dari mbah Google, we’ve psyched ourselves up to go..!

Preparation..

New year eve, kami mencari alas kaki yang layak, maklum di kos hanya tersedia sendal jepit ^^’

Keliling dengan kemacetan ruarrrr biasa dan tanpa hasil akhirnya pukul 22.00 kami meluncur ke markas KSR meminjam dome tent dan Trangia milik ka Bagus dkk. Meski dengan penuh etika mempersilahkan, tapi rasa terkejut dah khawatir mereka tetap terasa ^^ Walhasil list bawaan kami ditambah: parang :D

Paginya kami hunting spiritus, tali, makanan, serta peralatan standar mendaki yang belum saya penuhi. Dan tentu karena mustahal mendaki gunung menggunakan sendal jepit, kami mampir ke Gramedia sebelum menuju kaki Burangrang.

Tra-la-la ramble on..!

Dengan motor mba Mega kami sampai di terminal Ledeng sekitar pukul 12.00 dan berhenti untuk makan siang. Perjalanan berlanjut menuju Parompong. Di jalan kami melihat dua grup tampak baru turun dari gunung. Kami semakin yakin jalan yang kami lalui sudah benar. Memasuki kawasan KOMANDO, setelah memastikan diri akan naik berdua tanpa cotter, kami menitipkan motor kemudian jalan menuju loket karcis Taman Wisata Alam Curug Layung (loh?). Barangkali karena penjaga mengira kami hendak ke taman wisata atau berkemah di sekitar jalur Situ Lembang kami diarahkan ke jalur kanan. Sukseslah agenda nyasar pertama kami :(

Jalan yang kami kira menuju puncak tampak datar2 saja. Dengan penuh keheranan karena ada mobil dan motor yang parkir - jd ingin parkir di sini juga :P - kami bertanya pada officer Perhutani yang lewat. Mereka bilang kami salah jalan.

[jalan menuju Situ Lembang dilihat dari Burangrang]

Namun karena lumayan jauh kalau kembali ke titik awal dan juga gengsi ketahuan newbie di kawasan ini hehe kami memutuskan langsung naik sisi kiri jalan dengan asumsi akan memotong jalur pendakian. Subhanallah jadi tau rasanya hilang di gunung. Baru sekitar pukul 15.30 kami memastikan diri telah berada di jalur yg tepat :D

Sementara loading energi, kami disusul bapak2. Karena mengetahui kami hanya berdua maka aliansi taktis pun terjadi (weleh kyk aksi aja). Sisa perjalanan kami habiskan bersama lima orang ini: pak Asep pendaki berpengalaman yang membawa peralatan super lengkap 20 kg ^^’, pak Riki dan pak Ogi Humas (graphic designer) di RS Hasan Sadikin, juga pak Adit dan pak Arip juru masak RS yang sama.

[pak Adit, pak Arip, pak Riki, pak Ogi, pak Asep]

Kecuali pak Asep, yang lain bergantian membuka jalan. Pak Asep yang selalu di belakang, meski sering terhambat saat memanjat dan melewati pohon2 tumbang karena keril nya yang besar, memiliki teknik daki yang steady *___*

Pemandangan sepanjang Burangrang subhanallah indah tentu ga kayak di Cicadas hehe. Suasananya senyap tidak seperti objek wisata layaknya kebanyakan gunung besar. Di jalan2 sempit bersisi terjal kami bisa melihat view kota Bandung atau Situ Lembang di sisi lainnya.

[05:30 WIB]

Lewat maghrib kami belum juga melihat tugu puncak. Karena berkabut dan jalurnya sempit khawatir salah pijak, pak Asep memutuskan untuk mendirikan tenda saat itu juga. Pagi nya kami naik ke puncak -yang ternyata hanya tinggal beberapa meter- ^^”

[Tenda ka Bagus ^^ dilihat dari puncak]

untuk sunrise yang indah. Subhanallah wal hamdulillah…

[ga sadar kamera ^^]

Setelah makan pagi yang “wah!” ala pak Asep dan chef Arip, kami bersiap turun.

http://i245.photobucket.com/albums/gg41/kareen_luv_alquds/Brgrg_atraksichefRSHasanSadikin.jpg

[atraksi chef Arip]

Beberapa kali tergelincir dan sengaja meluncur di jalan yang cukup curam, ternyata turun lebih sulit >_

[kemarin gimana naiknya ya?]

Aide-memoire..

Menu dinner&breakfast di atas gunung : jahe, kopi, sup, roti, kornet, sarden, nasi, mie, ikan teri, jagung, cokelat, biskuit, telur, kerupuk udang. Menu lunch saat turun gunung (hoo kayak camp keluarga ^^) : mie, teh, sisa2 telur, cokelat dan biskuit, pokoknya penghabisan. Investasi peralatan : Trangia from Sweden, foil pengganti matras lebih hangat dan ringan, pisau lipat Victorinox standar naik gunung (ga perlu yg ada obeng nya :P), alat2 outdoor Ace Hardware buat case makanan, lampu gas petromax. Ayo nyicil \^o^/

 

[ck ck pak Asep, talenan aj di bawa :P]

 

 

 

 

sumber&foto lainnya di sini

Untuk yg di markas : terimakasih for not underestimate us yg pakai rok ini :) & siap2 dana ke Gn. Gede

09
Dec

Makalah

KETENTUAN PEMBUATAN MAKALAH

A. Teknik Penyusunan

1. makalah diketik rapih dengan paper : A4; page set up : 4333; font : Times New Roman; font size : 12; font color : automatic/black; line spacing :1.5

2. Makalah disusun menurut sistematika penulisan karya ilmiah, Terdiri atas :

a. cover, minimal mencantumkan nama lengkap, asal kamda dan territorial, serta lambang KAMMI

b. abstraksi : gambaran singkat isi makalah mulai dari pendahuluan hingga kesimpulan, maksimal 1 halaman

c. kata pengantar, maksimal 1 halaman

d. daftar isi

e. pendahuluan: latar belakang, tujuan penulisan, dan sistematika penulisan

f. Landasan Teori : sesuai kisi-kisi tiap tema (lihat penjelasan di bagian Distribusi Tema)

g. Tinjauan Pustaka : hasil penelitian atau karya dengan topic yang sama sebelumnya (jika ada)

h. Perumusan Masalah

i. Pembahasan : cantumkan data kuantitatif dan kualitatif untukmemperkuat argument

j. Kesimpulan : jawaban atas perumusan masalah dengan jumlah point yang sama

k. Penutup : maksimal 1 halaman

3. makalah dijilid (untuk bentuk hardcopy) dengan sampul plastic di depan dengan warna sesuai dengan ketentuan berikut ini :

a. territorial 1 : putih bening

b. territorial 2 : putih bening

c. territorial 3 : biru muda

d. territorial 4 : biru muda

e. territorial 5 : biru tua

f. territorial 6 : merah muda

g. territorial 7 : merah tua

h. territorial 8 : kuning

i. territorial 9 : hijau

B. Distribusi Tema

  • Tema materi dan kisi-kisi untuk KAMDA-KAMDA di Teritorial 1 sbb:

Fikih Kemenangan dan Kejayaan; Perjuangan Perebutan Kembali Islam dari Cengkraman Hegemoni Barat

a. Makna kemenangan dan kejayaan Islam

b. Syarat kemenangan Islam

c. Sebab kemenangan Islam

d. Tahapan dan tujuan kemenangan Islam

e. Kendala kemenangan Islam

f. Faktor-faktor pendukung kemenangan Islam

g. Konsep-konsep kejayaan Islam,aktor dibalik kejayaan itu serta bagaimana proses mereka dalam membangun sebuah kejayaan

h. Generasi muslim pemenang masa depan

  • Tema materi dan kisi-kisi untuk KAMDA-KAMDA di Teritorial 2 sbb:

Penegakan Siyasah Syar’iyah Kepemimpinan Islam dalam Membangun Pemerintah Islam

a. Konsepsi kepemimpinan dalam Negara yang tertuang dalam Q.S. An Nisa : 58-59

b.Konsepsi kepemimpinan Islam tentang perwujudan pemerintahan (walayat) yang efektif

c.Konsepsi kepemimpinan Islam tentang perwujudan siyasah yang adil

  • Tema materi dan kisi-kisi untuk KAMDA-KAMDA di Teritorial 3 sbb:

Sistem Pertahanan dan Keamanan dalam Perspektif Indonesia Baru

a.Konsep perang yang dikembangkan oleh berbagai negara

b.Konsep keamanan (security)

c.Konsep tentara

d.Konsep ancaman

e.Perumus kebijakan keamanan

f.Pemikiran damai dan perang bangsa Indonesia

g.Konsep TNI : dulu dan kini

h.Gambaran masa depan : relevansi sishankamrata

  • Tema materi dan kisi-kisi untuk KAMDA-KAMDA di Teritorial 5 sbb:

Melacak Akar Idiologis Prinsip Gerakan KAMMI dalam Konstelasi Sosial Politik Indonesia

a.Landasan idiologis prinsip gerakan KAMMI

b.Overviews prinsip gerakan (kerangka epistimologi, agenda, dan mihwar gerakan)

c.Prinsip gerakan KAMMI

  • Tema materi dan kisi-kisi untuk KAMDA-KAMDA di Teritorial 6 sbb:

Transformasi Gerakan dan Strategi Pengembangan KAMMI

a.Membaca perkembangan zaman dan menangkap zeitgeist (semangat zaman) untuk mengembangkan gerakan lebih relevan dengan merumuskan platform gerakan intelektual profetik KAMMI

b.Merancang agenda-agenda politik dan kultural gerakan

  • Tema materi dan kisi-kisi untuk KAMDA-KAMDA di Teritorial 7 sbb:

Al Ahkam Asshulthoniyah dan Konsepsi Negara Menurut Perspektif Al Quran dan Sunnah

a.Hukum dan kedudukan daulah menurut perspektif Islam

b.Karakteristik daulah yang dibangun Islam

c.Tabiat daulah dalam Islam

d.Daulah Islam = pemerintahan agama yang diterapkan berdasarkan hak Allah

e.Konsep Islam mengenai system politik, system moneter, system pemerintahan, system peradilan, dan aspek-aspek lain

  • Tema materi dan kisi-kisi untuk KAMDA-KAMDA di Teritorial 8 sbb:

Fikih Daulah menurut Perspektif Al Qur’an dan Sunnah dengan Sudut Al-Wasathiyatul-Islamiyah dan Jawaban atas Hantaman Sekularis dan Orientalis

a.Konsepsi ikhwan tentang Negara Islam

b.Konsepsi ikhwan tentang demokrasi, multipartai, wanita, dan non-muslim

c.Konsep penyatuan gerakan Islam perspektif ikhwanul Muslimin

  • Tema materi dan kisi-kisi untuk KAMDA-KAMDA di Teritorial 9 sbb:

Studi Neolib Dalam Konteks Global dan Negara; Logika Dasar dan Arah Perkembangan Tatanan Dunia yang Bersifat Unipolar serta Upaya Imperium AS

a.Bedah economic hit man

b.Tesis fukuyama : the end of history

c.Tesis Huntington : musuh utama barat (who are we : the challenge to national identity of America)

d.Tarikan utama agenda global barat untuk penghancuran Islam

C. Pengiriman Makalah

  1. Makalah dikirimkan ke Bidang Kaderisasi KAMMI Pusat melalui 2 tahap.
  2. Tahap 1 : kirimkan naskah makalah dalam 1 file bentuk softcopy (program Microsoft word atau PDF) ke email : sri.arumsari@gmail.com atau ghazzan2001@yahoo.com
  3. Makalah (tahap 1) harus berada di email tersebut maksimal tanggal 14 Desember 2008 pukul 17.00 WIB
  4. Tahap 2 : makalah dalam bentuk hardcopy diberikan kepada panitia maksimal pada tanggal 17 Desember 2008 pukul 13.00 WIB (sesi registrasi dan penyerahan tugas-tugas)
  5. Kami tidak menerima makalah yang melewati batas waktu di atas
17
Nov

DM3 JABAR

Daurah Marhalah III

KAMMI Teritorial IV Jawa Barat

 

Gambaran Umum

  1. Daurah Marhalah III Teritorial IV mengacu pada Manhaj Kaderisasi KAMMI 1427 H dan DM3 Nasional Tahun 2007 sebagai standar pelaksanaan Daurah Marhalah III.
  2. Dauroh ini insyaAllah akan dilaksanakan pada tanggal 17 – 21 Desember 2008 di Bandung. Estimasi peserta sebanyak 60 peserta (45 dari KAMMI Daerah di Teritorial IV, sisanya dari Teritorial lain). Penambahan jumlah peserta akan diputuskan melalui syuro Kaderisasi Teritorial IV dan SC DM3.
  3. Calon Peserta diwajibkan memenuhi syarat peserta DM III sebagaimana dalam Manhaj KAMMI 1427 H, yaitu:

a.     Telah mendapatkan sertifikasi IJDK AB 2 (melalui proses akreditasi sesuai Manhaj 1427)

b.     Aktif dalam kegiatan KAMMI (Kamda, Komisariat atau diberdayakan dalam wajihah da’wah yang lain)

c.     Bersedia Menjadi Pimpinan Kamda, Teritorial atau Pengurus Pusat

d.     Sudah terbina secara kontinyu minimal 2 Tahun

e.     Mendapat Rekomendasi Kamda

  1. Beberapa tahapan yang akan dilalui yaitu:

a. Tahap Sosialisasi: 6 - 28 Oktober 2008

b. Tahap Seleksi: 28 Oktober - 29 November 2008

c. Tahap Pendaftaran: 1 - 10 Desember 2008

d. Tahap Pra DM III: 11 - 16 Desember 2008

e. Tahap DM III: 17 - 21 November 2008

 

 

Tahap Sosialisasi

  1. Tahap Sosialisasi dilakukan oleh Tim SC DM III Nasional
  2. Sosialisasi akan dilakukan secara kontinyu melalui milist KAMMI, email Kaderisasi KAMMI Pusat, email Teritorial dan SMS
  3. Sosilisai diharapkan diteruskan melalui berbagai jaringan komunikasi dan media yang dimiliki oleh territorial/daerah/komisariat masing-masing yang memungkinkan setiap kader mengetahui informasi perkembangan DM III

Tahap Seleksi

  1. Tahap Seleksi dilakukan oleh Tim Seleksi Daerah
  2. Tim Seleksi merupakan setiap Kader AB III yang ditetapkan dan dikoordinir oleh Kaderisasi KAMMI Daerah
  3. Tahap Seleksi adalah sebuah tahapan awal DM III dimana kader – kader yang telah memenuhi persyaratan calon peserta DM III mengikuti rangkaian seleksi untuk ditetapkan sebagai delegasi dari daerahnya
  4. Rangkaian seleksi meliputi tes tulis, wawancara dan sidang tugas baca
  5. Bahan Seleksi ditetapkan oleh Kaderisasi KAMMI Teritorial IV dengan pengembangan dilakukan oleh Tim Seleksi Daerah tanpa mengurangi bobot seleksi
  6. Tim Seleksi harus menetapkan dan menyerahkan nama utusan daerahnya selambat – lambatnya pada tanggal 3 November 2008 melalui SMS ke nomor 08122424191 dengan contoh format SMS:

#Nama1#I/A#No.Telp/HP##Nama2#I/A#No.Telp/HP##….dst

Misal:

#Moch.Fahru_Rizal#I#08122424191##Sri_Arumsari#A#085220635055##….

 

Tahap Pendaftaran Ulang

  1. Kader yang telah ditetapkan menjadi utusan oleh Tim Seleksi Daerah diwajibkan melakukan pendaftaran ulang dengan mengirimkan: 

    1. Application form yang telah dibuat oleh SC DM III
    2. Makalahdan Application form dikirim melalui email ke alamat: sc.dm3t4@yahoo.co.id   ghazzan2001@yahoo.co.id  selambat – lambatnya pada tanggal 10 Desember 2008
  2. Utusan Daerah yang terlambat mendaftarkan diri dianggap mengundurkan diri
  3. SC DM3 tidak menerima pendaftaran di tempat/lokasi DM3
  4. Utusan Daerah yang tidak mengirimkan makalah via email, tidak diperkenankan mengikuti DM3
  5. Utusan Daerah yang telah mendaftarkan diri terikat dengan tahap selanjutnya hingga selesai

Tahap Pra DM III

  1. Pra DM III dilakukan secara mandiri untuk menyempurnakan persiapan kader.
  2. Kegiatan Pra DM III ditekankan pada pengayaan materi sebagaimana tercantum dalam Manhaj KAMMI 1427 H
  3. Setiap penugasan Pra DM III sebagaimana tercantum dalam manhaj, harus mendapat pengesahan dari Tim Seleksi yang ditulis dalam Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penugasan Pra DM III

Tahap DM III

  1. DM III dilakukan selama (6) enam hari dengan rangkaian acara yang telah ditetapkan oleh SC DM III
  2. Peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan mematuhi hak dan kewajiban sebagai peserta
  3. Sebagai syarat kelulusan, di hari terakhir satu angkatan wajib membuat sebuah buku yang merupakan bunga rampai tulisan seluruh peserta DM III. Tema tulisan akan disepakati oleh dan dalam forum angkatan.
  4. Persyaratan administrasi yang wajib dibawa oleh peserta:
    1. Berkas seleksi DM3 dari tim seleksi berupa soal, jawaban dan rekap nilai
    2. Surat Rekomendasi dari Ketua Teritorial
    3. Surat Referensi dari salah satu tokoh daerah (Minimal sbb: Bupati/walikota, Anggota DPRD, Ketua MUI/Ormas islam, Ketua DPD Parpol, Dan Dim, Kapolres, Rektor/Guru Besar)
    4. Foto 4 X 6 dan 3 X 4 (Masing – masing 2 Lembar)
    5. Undang – undang terkait spesialisasi/profesi yang sedang/akan digeluti
    6. Print out Peta geografis, peta demografis dan pemetaan politik daerah
    7. Bahan bacaan (referensi)
    8. Membawa Laptop untuk memudahkan penulisan bunga rampai
  5. Perlengkapan yang harus dibawa oleh peserta yaitu:
    1. Pakaian resmi : Kemeja, Batik, Celana Hitam, Sepatu resmi
    2. Pakaian olahraga
    3. Pakaian ibadah
    4. Catatan untuk akhwat:menyesuaikan dan selama sesi resmi tidak memakai kerudung berbahan kaos.

 

Bandung, September 2008

Steering Comiteee DM III Teritorial IV

Ketua,

Moch. Fahru Rizal, ST.

31
Oct

HAIS, ancient recipe ^^

Chew on a cocoa bean. It’s not nearly tasty as sipping of a cup of cocoa, is it? Many foods can’t be eaten unless they’re ground up first. Hunt through your kitchen. See how many foods can’t be eaten unless they’re ground up, are already ground up or are made by ground-up ingredients.

How did all those ground-up foods get ground up? Mostly by large grinding machines in mills or bakeries. But for thousands of years, it was a different story. Grinding food was part of everyday life - and it was done by hands.

GRIND SOME HAIS

Hais is an ancient version of trail mix from North Africa. Nomads ate it as they travelled. They needed food that wouldn’t spoil, was nourishing, easy to carry and filling. Hais was made by grinding bread, dates and nuts into little pieces and forming them into balls. Makes Hais yourself but do the grinding the old way, by hand. It’s up to you to figure out how. Food processors and blenders and other electrical blenders are out of bounds! As you’ll find out, hais is delicious, but a little goes along way.

100% NATURAL :

> 50 ml L (1/4 cup) pistachio nuts

> 50 ml L (1/4 cup) dates

> 50 ml L (1/4 cup) shelled almonds

> 50 ml L (1/4 cup) dry breadcrumbs

> a spoonful of cooking oil (the old recipe calls for sesame oil - buy it at health food stores)

> powdered sugar (optional)

LETS MIX THEM UP!

1. Remove the pistachio nuts from their shells

2. If the dates are hard, soak them in a little warm water to soften them, remove the pits.

3. Crush, pound or grind up the dates, almonds and pistachio until the pieces are about the size of rice grains. Mix them all together

4. Mix in the breadcrumbs and add just enough oil to make things stick together

5. For the mixture into little balls. Sprinkle them with sugar if you wish. Eat.

 

^________^ taken from Discover Dinosaurs : A Royal Ontario Museum Book